Berkembang Menuju Tak Terbatas

"Perusahaan hanya akan berkembang sebesar orang-orang di dalamnya. Jika perusahaan ini ingin menjadi perusahaan yang besar, orang-orang di dalamnyalah yang pertama kali harus tumbuh menjadi orang besar." Kalimat itu hanyalah sepenggal kalimat yang pernah diucapkan oleh Pak Subakat ketika saya sedang menjalani training induction saat pertama kali bergabung di Paragon. Sebuah penggalan kalimat yang selalu terngiang di telinga saya sampai sekarang. 

Pertama kali menginjakan kaki di Paragon, saya meragukan diri saya akan survive dan bertahan di perusahaan ini lebih dari 2 tahun. Entah karena mungkin saya berpindah ke tempat lain atau mungkin saya melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Tetapi 5 tahun berlalu dan saya masih berada di sini. Awalnya ada kekhawatiran jika saya tidak akan berkembang karena berada di tengah industri kosmetik yang tidak saya kenal sama sekali sebelumnya, namun ternyata justru saya merasa 5 tahun ini dipenuhi oleh dinamika dan pengembangan diri saya yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Paragon selalu memberikan kesempatan berkembang baik itu melalui pembelajaran formal maupun informal, dari dalam PTI (internal) maupun eksternal, di Indonesia maupun di luar negeri. Sesuatu hal yang terus saya syukuri mengenai keberadaan saya saat ini.

Awal kedatangan saya di Paragon entah kenapa saya langsung merasa seperti bertemu dengan orang-orang yang memiliki frekuensi yang sama. Tidak butuh waktu yang lama untuk beradaptasi, saya merasakan sambutan yang begitu hangat ketika saya pertama kali menginjakan kaki di paragon. Hal yang membuat ketakutan saya akan hari pertama bekerja, berubah menjadi harapan yang semakin hari semakin membesar. Saya dapat merasakan semangat yang luar biasa dan energi positif yang selalu dipancarkan oleh paragonian lainnya ketika kami bertemu, ketulusan dalam kepedulian, kesederhanaan dan kerendah hatian, kegigihan untuk kebermanfaatan. Sebagai seorang fresh graduate yang notabenenya adalah anak baru, belum punya pengalaman dan rentan berbuat kesalahan karena ketidaktahuannya, saya merasa paragon memperlakukan talentnya dengan sangat berbeda. Anak muda diberi kepercayaan yang bukan hanya besar namun juga diberikan kebebasan untuk bereksplorasi, bahkan menurut saya tidak sedikit paragonian yang akhirnya menemukan jati dirinya yang utuh setelah diberi kesempatan untuk bereksperimen secara langsung.

Di sini saya belajar bahwa memang benar kata orang bijak, "salah satu penemuan terbesar umat manusia adalah bahwa kita bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya mereka sangka tidak bisa dilakukannya." Paragon memberikan kesempatan bagi tiap-tiap individunya untuk dapat meledakan potensi di dalam dirinya. Potensi yang bahkan mungkin orang tersebut tidak menyadari bahwa ia memiliki potensi tersebut, tetapi melalui hal-hal yang ia kerjakan, ia tekuni, ia jalani dalam kesehariannya membuat ia dapat melakukan hal yang berdampak dan memberikan makna bagi dia dan sekelilingnya. Saya tidak bilang pekerjaan kami mudah, banyak hal-hal yang sepertinya sulit jika dilihat dari luar, namun ketangguhan paragonian membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Batasnya hanya ada dalam pikiran kita. Berkembang itu menuju tak terbatas.

Satu hal yang juga membuat saya tertegun dengan paragon adalah visi paragon itu sendiri di mana di sana disebutkan jika paragon ini menjadi perusahaan yang berkomitmen untuk memiliki pengelolaan terbaik dan berkembang terus menerus dengan bersama sama menjadikan hari ini lebih baik dari kemarin melalui produk berkualitas yang memberikan manfaat bagi paragonian, mitra, masyarakat dan lingkungan. Pengelolaan terbaik, sebuah frasa yang sulit sekali mendefinisikannya. Kapan dikatakan sudah menjadi terbaik? Di mana titik terbaik itu? Di saat ketika setiap kita merasa sudah melakukan perbaikan, selalu saja muncul hal-hal lain yang membuat kita terus ingin melakukan inovasi dan perbaikan. Bu Nur pernah menyampaikan bahwa jangan pernah kita merasa berada di puncak karena jalan satu-satunya ketika ada di puncak adalah turun. Maka ketika sudah merasa berada di puncak,  carilah puncak berikutnya sebagai guideline baru kita yang akan memberikan tujuan. Pemahaman ini menurut saya menjadi sesuatu hal yang bergerak menuju sangat tidak terbatas, infinity.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Rekrutmen PT. Paragon Technology and Innovation

Isolator : Piringan Bergerigi di Jaringan Listrik

Lebih Tahu tentang Transformator: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, Kegunaan